MIN 3 Bantul Bina Karakter Siswa Lewat Perkemahan Sabtu-Ahad

Diposting pada: 2019-10-31, oleh : MIN 3 Bantul, Kategori: Informasi Sekolah

Antusias menyelimuti siswa MIN 3 Bantul. Hari itu Sabtu (26/10), kegiatan Perkemahan Sabtu-Ahad (Persahad) akan segera dimulai. Siswa-siswi (terutama) kelas 4, 5 dan 6 menyambutnya dengan gembira. Semua perlengkapan disiapkan dan bekal dilengkapi. Mengenakan seragam pramuka, siswa-siswi bersiap menuju Bumi Perkemahan Kalakijo, Guwosari, kecamatan Pajangan, lokasi perkemahan yang telah ditentukan.


Setelah sampai di tempat, acara langsung dibuka dengan upacara. Rini Astuti, kepala MIN 3 selaku pembina upacara berpesan kepada siswa-siswi bahwa kegiatan tersebut memiliki banyak manfaat. Beliau mengingatkan pentingnya kedisiplinan pada siswa-siswi.
“Disiplin sangat penting. Jika kalian semua tidak dibolehkan membawa atau dikirimkan makanan dari luar, maka itu untuk melatih kemampuan (memasak) dan kerjasama kalian” ungkapnya. Rini menambahkan bahwa mengikuti seluruh rangkaian acara bagi siswa-siswi akan menjadikan mereka mendapat banyak ilmu, terutama ilmu ‘lapangan’.


Sebelum upacara pembukaan, para peserta telah dibagikan tenda dan lokasi pembangunannya. Tidak butuh waktu lama, dalam waktu yang relatif singkat tenda-tenda sudah berdiri tegak. Setelah upacara pembukaan selesai, siswa-siswi langsung menuju pendopo tempat berkumpul untuk menyanyikan yel-yel. Di lapangan, kemudian siswa-siswi latihan baris-berbaris.
Kegiatan berikutnya adalah Pionering (sambung tongkat), cerdas cermat pramuka dan penampilan poster kreasi siswa-siswi  dengan tema “aku bangga jadi pramuka”. Setelah itu, salah satu regu menyiapkan makan siang yang dimasak sendiri. Kegiatan makan siangpun dilaksanakan bersama-sama hingga waktu istirahat tiba.


Setelah shalat Zuhur berjama’ah siswa-siswi berkreasi membuat roti isi, parcel buah-buahan dan membuat kerajinan dari barang bekas. Adapun kegiatan selanjutnya yang dilakukan adalah outbond, fashion show dan pentas seni. Kegiatan hari itu ditutup dengan api unggun hingga pukul 24.00.


Hari berikutnya, Ahad (27/10) pukul 00.00 siswa-siswi diinstruksikan untuk melukis pulau impian dan menghitung bintang hingga pukul 04.00 tepat. Setelah itu diselenggarakan shalat subuh berjama’ah diikuti kultum dari siswa-siswi. Terakhir mereka memasak  untuk sarapan bersama dan kemudian mempersiapkan barang-barang mereka untuk dibawa pulang. Kegiatan persahad kemudian ditutup dengan bersih-bersih lingkungan dan kunjungan ke desa sekitar lokasi.


Berita Lainnya



Tinggalkan Komentar


Nama *
Email * Tidak akan diterbitkan
Komentar *
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 0 komentar untuk berita ini

www.000webhost.com